Bank Kalsel

  • 9.jpg
  • Baliho Bank Kalsel Website.jpg
  • banner02.jpg
  • banner03.jpg
  • CMSwebsite.jpg
  • limit-atm.jpg
  • websitebanner.jpg
  • edc_banner.jpg
  • Komitmen anti gratifikasi.jpg
  • mb_banner.jpg
  • ojk_investigasi_bodong.jpg
  • WebsiteCallcenter.jpg

Bank Kalsel Raih The Most Aggressive Bank Digital Banking dari CNBC Indonesia

   Banjarmasin, 2 November 2020 - Industri perbankan dihadapkan pada tuntutan untuk melakukan transformasi dari pola bisnis dan layanan konvensional ke arah digital. Pola hidup masyarakat yang terdistrupsi pandemi Covid-19 juga mengubah banyak orang dalam mengelola aktivitas perbankan mereka. Berbagai aktivitas perbankan yang sebelumnya cenderung dilakukan secara konvensional, kini dituntut untuk dapat dilakukan melalui platform digital.

   Tak terkecuali Bank Kalsel, sejak telah melakukan transformasi go digital bertajuk Kalsel Bank Digital Initiative sejak tahun 2019 lalu, secara konsisten terus mengembangkan layanan digital perbankan. Pergerakan yang kian agresif membuat Bank Kalsel meraih penghargaan “The Most Aggressive Bank in Digital Banking” kategori Regional Banking Award pada ajang CNBC Indonesia Award 2020. Penghargaan ini merupakan event bergengsi tahunan yang dilaksanakan oleh CNBC Indonesia yang diikuti oleh pelaku - pelaku usaha ternama di Indonesia. Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, hadir dan menerima penghargaan secara virtual pada penganugerahan penghargaan yang disiarkan langsung di CNBC Indonesia TV.

   Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 24 dari 26 BPD di Tanah Air telah melakukan transformasi layanan digital. Berdasarkan kajian Tim Riset CNBC Indonesia, Bank Kalsel merupakan salah satu dari sejumlah BPD yang telah melakukan transformasi tersebut dan yang paling aggresif. Dalam upaya meningkatkan layanan digital perbankan, terdapat dua grand strategy transformasi digital yang dilakukan Bank Kalsel yakni People Development dan IT Development, yang artinya penggunaan teknologi baru dalam sistem kerja, harus berbarengan dengan peningkatan kapasitas karyawan. Dalam perjalanannya, nyatanya Bank Kalsel berhasil mengatasi kendala fundamental yang umumnya dihadapi oleh BPD ketika hendak membangun platform digital.

   Agus Syabarrudin, Direktur Utama Bank Kalsel menuturkan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan CNBC Indonesia terhadap kinerja perusahaan yang Ia pimpin. Transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan bagi Bank Kalsel, oleh karena itu Agus menekankan bahwa Bank Kalsel akan terus berupaya untuk meningkatkan layanan digital banking agar bisa kian menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

   “Alhamdulillah kerja keras kami mendapat apresiasi dari CNBC Indonesia. Seiring dengan kemajuan zaman, Bank Kalsel juga harus menghadirkan inovasi bagi nasabah tercinta. Sehingga produk pinjaman/simpanan yang dihadirkan Bank Kalsel dapat dinikmati secara lebih mudah oleh semua nasabah. Pandemi Covid-19 membuat pola orang mengakses rekening mereka berubah. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus melakukan aktualisasi layanan dan produk digital kami. Tentu, upaya pengembangan kami akan sepenuhnya mengikuti regulasi yang ditentukan oleh pemerintah,” tutur Agus.

   Dengan adanya capaian ini, Bank Kalsel kembali mempertegas komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan layanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Selatan khususnya, dan kepada nasabah setia pada umumnya. Tentunya, tanpa dukungan dari stakeholder dan shareholder Bank Kalsel, prestasi ini akan sulit untuk dicapai.

   “Saya mewakili Direksi dan seluruh karyawan Bank Kalsel, mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini, baik dari nasabah setia maupun pemegang saham Bank Kalsel. Penghargaan ini akan menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan kinerja dan layanan terbaik,” pungkas Agus.